Kamis, 17 Januari 2013

Hari ke-15: Playlist Pelipur Lara

Jakarta, 17 Januari 2013,

Seperti hari-hari sebelumnya, saya terbangun tepat pukul 8 pagi. Jam yang cukup santai, mengingat hari ini saya tak berkutat dengan deadline ataupun pekerjaan baru. Lagipula, tempat kost saya cukup dekat dengan kantor, hanya tinggal salto selama 5 menit (nggak salto juga sih ya). Istilah Sundanya: tinggal ngagorolong.

As usual, layaknya manusia urban masa kini, yang saya cari kali pertama membuka mata adalah handphone. Gunanya, tentu untuk mengecek pesan masuk, serta akun jejaring sosial tercinta.

Banjir menjadi trending topic di mana-mana. Status BBM, update grup, sampai foto-foto di jejaring sosial dan blog, menghampiri mata saya pagi ini. Sedih sih sebenarnya.

Dan alhasil, hujan jadi kambing hitam, yang dipersalahkan.

Mendadak bingung, kenapa hujan harus dipersalahkan? Hujan itu anugerah, asal manusia nggak menutupi tanah dan alamNya dengan sampah, semen, aspal dan jalan raya.

Anyway, ngomongin banjir sih nggak akan ada habisnya. Yang pasti, saya nggak setuju kalau banjir di ibukota disebut sebagai bencana alam. Karena, sebagian besar andil manusia - termasuk di dalamnya, tangan saya - berada di balik semua itu.

Di balik kesedihan, pelipur lara itu selalu ada. Saya ingin berbagi beberapa tajuk lagu, yang siapa tahu bisa menjadi penghibur hati mereka-mereka yang terjebak banjir.

1. Efek Rumah Kaca - Hujan Jangan Marah




Kali pertama kata "banjir" berkumandang di dunia jemaah Twitter, lagu ini langsung terngiang-ngiang di telinga saya, walau konon, filosofi di dalam lagu tersebut bukanlah mengenai banjir, melainkan berkisah tentang musim kemarau berkepanjangan.


Well, Efek Rumah Kaca memang juaranya menyusun rangkaian kata menjadi lirik-lirik lagu berkualitas penuh analogi. Bermakna ambigu. Membuat otak pendengarnya harus berpikir dulu untuk mengerti arti lagu tersebut, sama seperti lirik pintar yang dimiliki oleh SORE, salah satu band tanah air yang sangat saya sukai pula.


Reff lagu ini begitu catchy dan menusuk hati:
Hujan, hujan, jangan marah!

Dalam situasi banjir seperti ini, bukan hujan yang salah. Mungkin, manusia yang kurang bersyukur dengan semua yang ada di alam, sehingga menutupi tanah dengan pembangunan komersil milik makhluk penghuni bumi ini. Mengotorinya dengan sampah-sampah plastik, karena memang dasarnya nggak cinta sama sekali.

Hujan pun jadi makhluk terkutuk.

Tapi, kelak, di saat kemarau tiba, hujan pun menjadi makhluk yang dinanti-nanti. Tapi, apa kabarnya bila hujan terlanjur marah, akibat dihina-hina saat banjir tiba? Selalu jadi kambing hitam. Mungkin, hujan enggan mampir lagi ke bumi.

Jangan marah lagi yah.


2. Coldplay - Don't Panic



Nggak ada yang menyangkal kecanggihan Coldplay dalam bermusik, apalagi mengingat konsernya yang selalu berhasil menggaet tempat dalam memori penontonnya. Grup musik asal Britania Raya ini selalu menyuguhkan nada-nada serta lirik lagu yang mudah ditangkap telinga.

Salah satu lagu menakjubkan berlirik sederhana yang saya sukai, berjudul: Don't Panic. 

Mungkin, hal ini lah yang harus kita lakukan ketika menghadapi bencana banjir seperti ini. Tetap tenang, please don't be panic, dan jangan sampai bersumpah serapah tentang bumi yang sebegini indahnya.


We live in a beautiful world, yeah we do, yeah we do!
We live in a beautiful world.
Oh, all that I know, there's nothing here to run from,
And there, everybody here's got somebody to lean on.

Tetap bersyukur ya, vren!

3. The Beach Boys - Don't Worry Baby


Mungkin, anak zaman sekarang nggak terlalu mengenal nama grup musik favorit saya ini. Nggak heran sih, The Beach Boys memang hype pada masanya, di tahun 1960an, di saat fashion Mods dan model Twiggy sangat booming kala itu. 

The Beach Boys merupakan salah satu grup musik asal Amerika, yang sering disebut-sebut sebagai kompetitor band legendaris dunia, The Beatles. Anyway, meskipun memang kalah tenar, tapi ternyata lagu-lagunya cukup akrab di telinga kita kok. Why oh why? Soalnya, banyak film asing yang menggunakan hasil karya The Beach Boys sebagai original soundtrack. Salah satunya adalah Love Actually dan Lion King

Satu lagu pelipur lara dari The Beach Boys, yang menurut saya wajib didengarkan, berjudul: Don't Worry Baby. 

But she looks in my eyes
And makes me realize

And she says don't worry baby
Don't worry baby
Don't worry baby
Everything will turn out alright!

Adem banget! 

4. Naif - Tersenyumlah


Wohoo! Satu grup band kesukaan saya yang merupakan jebolan Institut Kesenian Jakarta, adalah NAIF. Lagu-lagu bertemakan tahun lawas menjadi konsep musik easy listening yang mereka hadirkan. David, Jarwo, Pepeng dan Emil merupakan salah satu band legendaris yang nggak pernah ada matinya, menurut saya. 

Musik yang enak menjalar di gendang telinga, berpadu dengan lirik-lirik sederhana yang jauh dari kata picisan. Mengingatkan saya, saat saya terakhir menonton mereka di Plaza Festival Kuningan, Jakarta, dalam acara Radioshow, yang kini entah masih ada atau sudah raib. 

Nah, lagu pelipur lara berikut memang selalu berhasil membuat saya tersenyum, dan semoga bisa menjadi penghibur hati bagi teman-teman lainnya juga.

Walau kau bersedih, janganlah menangis, oh sayangku,
Tersenyumlah meski kau terluka,
Kutahu kau sedih, janganlah berlarut, oh sayangku
Tersenyumlah dunia kan bersinar!

Mari tersenyum, yuk! 

5. Swan Dive - For Automatically Sunshine


Lagu penghujung dari playlist pelipur lara ini selalu berhasil mencerahkan hati, entah kenapa. Irama ringan, ceria dan bossanova ala duo musisi asal Benua Amerika ini memang mendatangkan "matahari" dalam keadaan apapun juga. 

Dari pertama saya mendengarnya, lagu ini sudah bersandang apik di memori saya, sebagai lagu pelipur lara yang super-sukses. Semoga nada-nada penerbit "matahari" dari Bill Demain dan Molly Felder ini bisa menghibur hati, utamanya setelah musibah datang bertubi-tubi. 

Opened up my eyes and there in front of me,
much to my surprise and unexpectedly,
I was turning a corner,
when my whole life turned around,
 when I saw you, it was instant,
it was magic, it was automatically sunshine!

Hmmm, semoga "matahari" segera terbit walaupun musibah menghampiri. 

-----------------------

Sekian, beberapa playlist pelipur lara dari saya, semoga bisa menyembuhkan hati bagi setiap yang membacanya, dalam musibah apapun atau kesedihan apapun.

Yang terpenting: semoga selalu bahagia!

Dan, jangan lupa untuk selalu bersyukur. Owk?

;)

-penceritahujan-

6 komentar:

  1. Coldplay!!kereeenn itu. video klipnya jg ttg hujan banjir-banjir gitu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sangaaat kewl memang!!! Don't panic ini tuh kesukaan saya banget!

      Hapus
  2. playlistnya enak2 nih... tambah donk payung teduh, heheheh :p

    BalasHapus
    Balasan
    1. mungkin di playlist yang lain ;) hehehheeh :p

      Hapus
  3. Beach boys emang mantap gan, Don't Worry Baby salah satu favorit ane, lagu beach boys lain yg menurut ane mantap itu Wouldn't It Be Nice (OST. 50 First Dates), God Only Knows, Good Vibrations, dan banyak lagi. Apalagi yg judulnya Surfs Up, bikin merinding dengernya :D

    BalasHapus
  4. zapplerepair pengerjaan di tempat. Zapplerepair memberikan jasa service onsite home servis pengerjaan di tempat khusus untuk kota Jakarta, Bandung dan Surabaya dengan menaikan level servis ditambah free konsultasi untuk solusi di bidang data security, Networking dan performa yang cocok untuk kebutuhan anda dan sengat terjangkau di kantong" anda (http://onsite.znotebookrepair.com)
    TIPS DAN TRICK UNTUK PENGGUNA SMARTPHONE

    BalasHapus