Selasa, 31 Januari 2012

#19 - Penghuni Tanah Es

-hari kesembilanbelas-

Halló,
góðan dag kæru Ólafur Arnalds.

Hay Mas Óli, apakabar kamu di Iceland, negeri yang dipenuhi oleh hamparan es cantik nun jauh di sana? Kesannya saya deket banget gini sama kamu, manggilnya Mas-Mas segala, lah emang masnya wong jowo opo wong esland to? (Iceland jadi Esland lah, plis Neu). 

Omong-omong usia kita hanya terpaut setahun lebih delapan hari lho! Hehehe, November-people memang selalu dianugrahi bakat dan talenta yang luar biasa ya, semoga ada nama saya tersempil di antara para November-people yang sukses. 

Tahukah? Di antara semua negara di luar sana yang membuat saya penasaran, Iceland menjadi tempat tujuan impian saya. Terlebih lagi waktu pertama saya dengerin alunan piano yang kamu mainkan. Kalau di Bahasa Sunda-nya sih nyeredet hate. Menusuk, langsung menembus syaraf-syaraf yang menjalar dari gendang telinga, meneruskannya langsung ke jantung, tempat debaran itu bermula.

Yang lebih lucunya, sebenernya kan saya nggak ngerti artinya judul-judul lagu kamu, Óli. Sama sekali nggak ngerti. Tapi entah kenapa, setiap musik-musik ciptaanmu menemani pagi, gerombolan air mata seperti nggak mau kompromi. Mereka berebutan ingin segera keluar dari rumahnya, dan menari-nari mengikuti iringan piano yang disertai gesekan biola atau cello itu. Ya, kamu menciptakan lagu-lagu hangat itu di antara kubu-kubu es yang mengitari tanahmu.

FYI, sepertinya ketukan-ketukan lembut itu menyimpan sebuah kekuatan magis ya? Seperti sebuah sinar kameha-meha yang dilancarkan melalui speaker PC langsung menembus salah satu pojok di otak kecil saya. Ya, kamu memunculkan kembali rekaman-rekaman video masa lampau di ingatan saya, dan memaksa senyuman untuk kembali terbit mengenangnya.

Pasti kamu masukin ramuan rahasia plus mantra komat-kamit ya sebelum tangan-tanganmu memainkan alunan piano itu deh-deh.Tanggung jawab kalo saya sampai ngelamun terus dan malah jadi menggalau karena dengerin lagu kamu yah!

Anyway, I'd like to write some Icelandic words, sorry if I get any wrong for my sentences. As you know, I translated them at Google Translate, haha, thanks to Google who have made me this close with ya'! 

Kæri Ólafur Arnalds, vildi að ég einhvern tíma að við munum hittast í kringum Indónesíu. Ég næ þér að margir dásamlegur stöðum í þessu ótrúlega landi.

Og ég vona að einn góðan veðurdag að ég gat heimsækja Ísland líka, að horfa á Aurora frá ógnvekjandi landi yðar, búa til nokkur ljóð eða orð með lögin þín. Það er vera yndisleg!

Engu að síður, skuldar mér þér svo mikið fyrir hvetjandi tónlist.

That's all dear Óli

Mungkin kamu ga akan ngerti semua isi surat saya ini. Tapi saya percaya kok, kalau isi hati bisa sampai tanpa mengenal perbedaan bahasa, sama seperti judul-judul lagumu bukan? 

#nowplaying Olafur Arnalds - Ljósið


Salam hangat dari Istana Hujan, wahai penghuni Tanah Es. :)

-penceritahujan-

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar