Jumat, 12 Oktober 2012

Ketika

Ketika nol berubah menjadi satu. Lalu naik perlahan menjadi sembilan. Ketika masih berupa bibit, hingga tumbuh perlahan menjadi Pohon Ekspektasi. Ketika awalnya masih berbentuk larva, yang kemudian berkembang menjadi kupu-kupu bersayap halus yang menggelitik.

Ketika senyum dan keberadaan yang (tadinya) terabaikan, menjadi sesuatu yang selalu dinanti.

Ketika (tadinya) biasa, menjadi sesuatu yang luar biasa.

-penceritahujan-

5 komentar:

  1. pasti depannya cin belakangnya ta, nih. :p

    BalasHapus
  2. depannya ra belakangnya sa :))))

    BalasHapus
  3. Wueitssss ... pohon ekspektasi. Ada penunggunya, nggak? *grin*

    BalasHapus
  4. http://repository.gunadarma.ac.id/bitstream/123456789/2409/1/Pengembangan%20Teknik%20Bioretention%20Dalam%20Mengatasi%20Limpasan%20Air%20Hujan.pdf

    BalasHapus