Rabu, 22 September 2010

Dear Bleki!

Kata kata.
Satu kata, dua kata, tiga kata.
Waw, luar biasa.
Beribu kata yang telah tertulis.
Dan sekali lagi Bleki menjadi saksinya.

Hei Bleki. Saya ngantuk.
Hei Bleki. Saya ngantuk lagi.
Hei Bleki. Saya ngantuk dan lapar.

Bleki, saya udah jadi penulis loh.
Tapi saya masih bego. Masih banyak salah. Masih tolol.

Bleki, kembali lagi.
Saya ngantuk.

Mau pergi ke dunia kamu dong Bleki.
Dunia antah berantah yang penuh dengan kabel-kabel yang menjelimet.
Tapi sepertinya disana indah. Warna-warni. Penuh dengan petualangan.
Rumit. Gapapa ko, saya suka yang rumit-rumit.

Apa kamu suka dengan duniamu Bleki?
Apa mau kapan-kapan kita bertukar dunia?
Aku menjadi Bleki, dan kamu menjadi si penceritahujan.
Akan jadi apakah aku disana?
Masihkah aku akan menjadi seorang yang bercerita tentang hujan?
Ataukah menjadi seorang pelamun tegangan tinggi sejati?

Ya sudahlah Bleki.
Nanti nanti lagi ya aku bertukar tempat denganmu.
Kata-kata itu menungguku kembali.

.ceritahujan.230910.kantorkantorkantor.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar