Jumat, 30 Desember 2011

Tentang Makhluk Matahari #1

Tahukah?

Hari ini saya mengintip sedikit wajahmu kembali dari sela-sela dunia maya. Lima menit yang biasa saya habiskan untuk membuka tirai jendela, melihat apakah kamu masih bersinar terik di sana atau malah meredup.

Saya kurang tahu, apa saya sanggup untuk mulai berbicara sejajar denganmu, yang saya tahu, mungkin seorang saya yang berasal dari Planet Hujan akan berwajah merah dan mungkin meleleh ketika saya bertemu kamu. Berbincang? Jangan harap, mungkin saya sudah tinggal nama kala itu.

Karena kamu makhluk dari Istana Matahari.
Dan saya manusia Planet Hujan.

*untuk kamu yang bermain harmonika di Istana Matahari sana*

Sabtu, 03 Desember 2011

Tentang Rianda #3

Gambar icon sebuah program antivirus ini mengingatkan saya tentang dia. Payung.
Absurd. Kemarin Rianda berkata bahwa ia seorang langit yang rindu pada bumi. Kemarinnya lagi pria penuh keganjilan itu bercerita bahwa profesinya adalah seorang pelukis pelangi.
Jadi sebenarnya siapa dia?

"Saya bercita-cita menjadi payung," ujarnya.
"Kenapa? Saya nggak masalah kalau kamu tetap menjadi seorang langit."
"Entahlah, saya lebih ingin menari bersama hujan daripada berdiam menanti bumi menampikkan daya magnetnya pada saya."

Ya, dan saya, mengandaikan diri saya menjadi hujan yang memberi nyawa bagi sebuah payung. Tepatnya bagi seorang Rianda.

.penceritahujan.

Kamis, 01 Desember 2011

Tentang Rianda #2

Setiap hari dia membawa tujuh kaleng penuh berisikan cat. Kausnya sudah berantakan, sengaja ia kenakan.
Pagi ini hujan lagi, Rianda justru berdiri dan berkata dengan wajah datarnya, "Saya mau melukis dulu, keburu hujannya balik lagi ke langit".
Saya menyusulnya dari belakang, putus-putus suaranya, samar-samar pandangan saya. Saya nggak tahu dia kemana dan ada dimana. Yang saya tahu, hari ini, dia akan melukis langit sebagai ucapan terimakasihnya pada hujan.

.penceritahujan.

Tentang Rianda #1

Tiba-tiba dia bercerita tentang hujan dan kemudian menghilang. Mungkin dia ingin mengirimkan kembali rasa rindunya kepada bumi melalui Pak Pos Hujan yang selalu manis menanti.
Kenapa dia bercerita pada saya?
Mungkin karena dia tahu, saya seorang jelmaan makhluk Planet Hujan.

.penceritahujan.